Penyuluhan ISPA Prolanis dan pembagian masker

Penyuluhan ISPA Prolanis dan pembagian masker

Penyuluhan ISPA Prolanis dan pembagian masker

Penyuluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan langkah preventif yang sangat penting. Lansia atau penderita komorbid (seperti diabetes dan hipertensi) dalam kelompok Prolanis memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi ISPA.

  • Mengapa Prolanis Rentan?
    • Penurunan daya tahan tubuh secara alami pada lansia.
    • Penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi dapat memperberat gejala ISPA jika terinfeksi.
  • Gejala yang Harus Diwaspadai:
    • Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.
    • Gejala bahaya: Sesak napas, dada terasa sakit, atau demam tinggi yang tidak kunjung turun (segera ke faskes).
  • Langkah Pencegahan di Rumah:
    • Gunakan masker saat berada di luar ruangan, di tempat keramaian, atau saat sedang batuk/pilek.
    • Rutin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas.
    • Menjaga sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.
    • Menghindari paparan asap rokok, debu, dan polusi.
  • Edukasi Masker yang Benar:
    • Masker harus menutup hidung, mulut, hingga dagu.
    • Jangan menyentuh bagian depan masker saat digunakan.
    • Masker medis hanya untuk satu kali pakai (maksimal 4 jam), sedangkan masker kain harus segera dicuci setelah digunakan.
  • #Kesehatan
    SHARE :
    Berikan Komentar
    Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
    LINK TERKAIT